Tetap Sholat

Tetap Sholat Ketika Mengalami Istihadhah • Nasehat Islam
Telah mengabarkan kepada kami Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Hisyam bin ‘Urwah dari ayahnya dari Aisyah radliallahu ‘anha
Bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy berkata: “Wahai Rasulullah, aku adalah seorang wanita yang mengalami istihadhah, apakah aku boleh meninggalkan shalat? ‘,
beliau menjawab: ‘Tidak boleh’, tetapi itu hanyalah penyakit, maka apabila haidmu datang, tinggalkanlah shalat, dan apabila telah lepas masanya, maka cucilah darahnya dan berwudhu serta shalatlah’.
Hisyam berkata: “Ayahku berkata: ‘Ia (Fatimah) mandi untuk awal (masa sucinya), kemudian ia tidak mandi setelah itu, tetapi ia hanya bersuci (berwudhu) lalu shalat’ “.
√ Hadits Riwayat Darimi

Sholat Sunnah Penghindar Neraka

√ Sholat Sunnah Yang Mengharamkan Muslim Masuk Neraka
Begitu istimewanya sholat Sunnah 4 Rakaat Sebelum dan sesudah shalat Dzuhur, ganjarannya adalah Allah akan mengharamkan dari neraka yang menjaganya sholat Sunnah tersebut.
• tapi harap dicatat, Sholat wajib 5 waktu jangan sampai bolong ya
• buat laki laki wajib sholat berjamaah di masjid
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr berkata; telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun dari Muhammad bin Abdullah Asy Syua’itsi dari Ayahnya dari Anbasah bin Abu Sufyan dari Ummu Habibah ia berkata;
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa shalat empat rakaat sebelum dan setelah zhuhur maka Allah akan mengharamkannya masuk neraka.”
Abu Isa berkata; “Hadits ini derajatnya hasan gharib, dan hadits ini juga telah diriwayatkan dari jalur lain.”
√ Hadits Tirmidzi

Ketika Anak Kecil Didoakan Rasulullah Untuk Memilih Ayahnya

Telah mengabarkan kepada kami Mahmud bin Ghailan ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Utsman Al Batti dari Abdul Hamid bin Salamah Al Anshari dari ayahnya dari kakeknya, bahwa ia masuk Islam namun isterinya menolak untuk masuk Islam. Kemudian anak kecil mereka berdua yang belum baligh datang, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendudukkan ayah di sini dan ibu di sini, kemudian menyuruh anak tersebut untuk memilih. Kemudian beliau mengucapkan: “Ya Allah, berilah ia petunjuk menuju ayahnya.”
HR. Nasa’i

Istighfar Terbaik

Telah mengabarkan kepada kami Amru bin Ali ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yazid -yaitu Ibnu Zurai’- ia berkata; telah menceritakan kepada kami Husain Al Mu’allim dari Abdullah bin Buraidah dari Busyair bin Ka’b dari Syaddad bin Aus dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah; jika seorang hamba mengucapkan: 
“ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANI WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA’TU ABUU`U LAKA BIDZANBI WA ABUU`U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA FAGHFIRLI FA INNAHU LAA YAGHFIRU ADZ DZUNUUBA ILLA ANTA (Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu) ‘. Jika ia mengucapkan di waktu subuh dengan penuh keyakinan lalu meninggal, maka ia akan masuk surga. Dan jika ia membacanya di waktu sore dengan penuh keyakinan lalu meninggal, maka ia akan masuk surga.” Namun Al Walid bin Tsa’labah menyelisihi riwayat hadits ini.
HR. Nasa’i

Inilah 5 Binatang Yang Boleh Dibunuh

Telah mengabarkan kepada kami Isa bin Ibrahim, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, ia berkata; telah memberitakan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab bahwa Salim bin Abdullah telah mengabarkan kepadanya bahwa Abdullah bin Umar berkata; Hafshah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Lima binatang melata yang tidak berdosa bagi orang yang membunuhnya, yaitu Kalajengking, Burung Gagak, Burung Rajawali, Tikus, dan Anjing gila.”
HR. Nasa’i

Rasulullah Saja Meminta Perlindungan Siksa Kubur, Masak Kita Nggak

Rasulullah Saja Meminta Perlindungan Siksa Kubur, Masak Kita Nggak
Telah mengabarkan kepada kami ‘Amru bin Sawwad bin Al Aswad bin ‘Amru dari Ibnu Wahb dia berkata;
telah menceritakan kepada kami Yunus bin Yazid dari Ibnu Syihab dari Humaid bin ‘Abdurrahman dari Abu Hurairah dia berkata;
“Aku mendengar setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminta perlindungan dari siksa kubur.”
HR. Nasa’i

Keutamaan Sholat Berjamaah Di Masjid

Perintah Dan Keutamaan Sholat Berjamaah Di Masjid
• Mari kita biasakan hingga menjadi istiqomah sholat berjamaah di masjid sesuai dengan perintah Rasulullah melalui dalil dibawah ini.
telah menceritakan kepada kami Hannad berkata; telah menceritakan kepada kami Abdah dari Ubaidullah bin Umar dari Nafi’ dari Ibnu Umar ia berkata;
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shalat seorang laki-laki secara berjama’ah lebih utama dua puluh tujuh derajat dari shalat sendirian.”
Ia berkata; “Dalam bab ini juga ada riwayat dari Abdullah bin Mas’ud, Ubai bin Ka’ab, Mu’adz bin Jabal, Abu Sa’id, Abu Hurairah dan Anas bin Malik.” Abu Isa berkata; “Hadits Ibnu Umar ini derajatnya hasan shahih. Seperti ini pula Nafi’ meriwayatkan dari Ibnu Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Shalat jama’ah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada shalatnya seorang laki-laki sendirian.” Abu Isa berkata; “Kebanyakan orang yang meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka mengatakan, “dua puluh lima derajat, ” namun Ibnu Umar menyebutkan, “Dua puluh tujuh derajat.”
– HR. Tirmidzi
follow instagram: @islam_nasehat
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Wahid berkata, telah menceritakan kepada kami Al A’masy berkata, aku mendengar Abu Shalih berkata, Aku mendengar Abu Hurairah berkata: 
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shalat seorang laki-laki dengan berjama’ah dibanding shalatnya di rumah atau di pasarnya lebih utama (dilipat gandakan) pahalanya dengan dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila dia berwudlu dengan menyempurnakan wudlunya lalu keluar dari rumahnya menuju masjid, dia tidak keluar kecuali untuk melaksanakan shalat berjama’ah, maka tidak ada satu langkahpun dari langkahnya kecuali akan ditinggikan satu derajat, dan akan dihapuskan satu kesalahannya. 
Apabila dia melaksanakan shalat, maka Malaikat akan turun untuk mendo’akannya selama dia masih berada di tempat shalatnya, ‘Ya Allah ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia’. Dan seseorang dari kalian senantiasa dihitung dalam keadaan shalat selama dia menanti palaksanaan shalat.”
– HR. Bukhari 
Design a site like this with WordPress.com
Get started