Mudahkanlah

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Syu’bah dari Sa’id bin Abu Burdah dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengutus kakeknya dan Mu’adz ke negeri Yaman, maka beliau bersabda: “Hendaklah kalian mudahkan dan jangan persulit, beri kabar gembira dan jangan membuat orang lari, saling patuhlah kalian berdua dan jangan saling bersengketa.” Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abbad telah menceritakan kepada kami Sufyan dari ‘Amru. Dan di diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Ibnu Abu Khalaf dari Zakaria bin ‘Adi telah mengabarkan kepada kami ‘Ubaidullah dari Zaid bin Abu Unaisah keduanya dari Sa’id bin Abu Burdah dari ayahnya dari kakeknya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti hadits Syu’bah, namun dalam hadits Zaid bin Abu Unaisah tidak disebutkan, ‘Saling patuhlah kalian berdua dan jangan berselisih’.”
HR. Muslim

Larangan Mengambil Upah Dari Tanah Yang Disewakan

Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim telah menceritakan kepada kami Mu’alla bin Manshur Ar Razi telah menceritakan kepada kami Khalid telah mengabarkan kepada kami Asy Syaibani dari Bukair bin Al Akhnas dari ‘Atha` dari Jabir bin Abdullah dia berkata; Rasulullah Shallallu ‘alaihi wa sallam melarang mengambil upah atau bagian dari tanah (yang disewakan).
HR. Muslim

Jangan Ada Penipuan Dalam Jual Beli

Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Abdullah bin Dinar dari Abdullah bin ‘Umar berkata, “Seorang lelaki mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa ia telah ditipu dalam transaksi jual belinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bersabda: “Jika kamu berdagang maka katakanlah; ‘Jangan ada unsur penipuan’. Semenjak itu dia selalu mengatakannya ketika berdagang; “Jangan ada penipuan.”
HR. Malik


Kamar Surga

“Sesungguhnya di dalam surga itu ada sebuah kamar yang bagian luarnya dapat terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar.” Lalu Abu Musa Al Asy’ari bertanya: “Wahai Rasulullah, ia diperuntukkan untuk siapa?” Beliau menjawab: “Untuk orang yang lemah lembut tutur katanya, yang memberikan makanan, dan yang melaksanakan qiyamullail (shalat malam) saat manusia tertidur lelap.”
(HR. Ahmad: 6326)

Melihat Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’; Telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Razzaq; Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabih dia berkata; ‘Inilah yang telah di ceritakan oleh Abu Hurairah kepada kami dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, -kemudian dia menyebutkan beberapa Hadits yang di antaranya-; dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sungguh akan kepada kalian suatu masa, dimana seseorang tidak akan melihatku lagi, kemudian jika seandainya dia dapat melihatku, maka hal itu lebih ia cintai dari pada keluarga dan hartanya.” Abu Ishaq berkata; ‘Menurut saya, arti Hadits tersebut adalah; Sungguh seandainya dia dapat melihatku bersama mereka, maka hal itu lebih ia sukai dari pada keluarganya dan hartanya. Namun sayangnya dia tidak akan dapat melihatku lagi.’ Menurutku ada bagian-bagian kalimat yang didahulukan dan ada juga yang diakhirkan.
HR. Muslim

Larangan Mengikuti Yahudi Dan Nasrani

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad berkata; telah menceritakan kepadaku Hammad bin ‘Amru dari Muhammad bin Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kalian benar-benar akan mengikuti orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta dan sedepa demi sedepa, sehingga bila salah seorang dari mereka masuk ke dalam lubang biawak sungguh kalian akan mengikutinya, ” para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, apakah mereka yahudi dan nasrani?” beliau menjawab: “Siapa lagi kalau bukan.”
HR. Ahmad
Design a site like this with WordPress.com
Get started